Strategi Video Marketing Untuk Meningkatkan Brand Awareness dan Konversi Bisnis

16.02.2022

Dynar Manggiasih

Masih ingat video Ramayana yang fenomenal dengan ibu-ibu yang kepalanya muncul dari dalam rice cooker? Atau video Indoeskrim Meiji yang sama fenomenalnya dengan tokoh raja yang mengendarai burung elang sambil membuka Google Maps di smartphone-nya?

\\r\\n\\r\\n

Keduanya merupakan contoh video marketing yang sangat sukses. Bukan hanya mengiklankan brand atau produk kepada konsumen, tapi juga meningkatkan brand awareness dan bahkan viral karena sangat disukai banyak audiens dan terus menerus dibagikan di berbagai media sosial. Faktanya, video memang masih menjadi jenis konten yang paling ingin dilihat audiens dari sebuah brand. Berdasarkan data dari Wyzowl, 84% audiens tertarik untuk membeli produk atau jasa dari sebuah brand setelah menonton videonya. Selain itu, 78% brand juga menyatakan bahwa video secara langsung membantu meningkatkan penjualan produk mereka. Apalagi di Indonesia, hampir 70% pengguna internet memanfaatkan koneksi internet untuk menonton video.

\\r\\n\\r\\n

Apa Itu Video Marketing?

\\r\\n\\r\\n

Video marketing adalah metode pemasaran yang memanfaatkan video di platform online sebagai media utamanya untuk mempromosikan brand, produk atau servis. Video marketing dapat dengan mudah ditemukan di berbagai platform video online dan media sosial seperti YouTube, Facebook, Instagram, Tiktok, dan Twitter. Lebih dari sekedar sebuah medium, video marketing sebenarnya adalah wadah atau penampung konten, dan sebuah metode yang strategis untuk menyampaikan pesan dengan marketing layers yang banyak. 

\\r\\n\\r\\n

Video marketing dapat digunakan untuk apa saja, mulai dari membangun hubungan pada pelanggan, hingga mempromosikan brand, layanan, atau produk bisnis. Selain itu, video marketing juga dapat berfungsi sebagai media untuk mempresentasikan bagaimana cara menggunakan produk, mempromosikan review pelanggan, acara streaming atau siaran langsung, dan mengirimkan konten viral untuk menarik animo publik. 

\\r\\n\\r\\n

Memilih video marketing sebagai bagian dari strategi pengembangan bisnis juga penting karena dapat menarik leads, membuat brand mendapat perhatian lebih dari masyarakat, mengukur Return on Investment (ROI) secara tepat, dapat diintegrasikan dengan berbagai platform, mendorong audiens untuk masuk ke dalam situs dan memaksimalkan Search Engine Optimization (SEO), dan dapat cepat dilihat dari berbagai platform dan melalui berbagai perangkat. Jenisnya pun ada banyak, mulai dari video demo, video branding, video event, video interview pakar, video tutorial, video animasi, video live, hingga video webinar.

\\r\\n\\r\\n

Kelebihan Video Marketing 

\\r\\n\\r\\n

Video marketing memiliki beberapa kelebihan yaitu:

\\r\\n\\r\\n
    \\r\\n
  • \\r\\n

    Membantu memberikan pemahaman tentang produk yang lebih baik kepada audiens

    \\r\\n
  • \\r\\n
\\r\\n\\r\\n

Beberapa audiens kadang malas untuk membaca sampai selesai mengenai detail produk. Jika mereka tidak memahami kelebihan produk, tentu saja kemungkinan untuk membeli pun semakin kecil. 

\\r\\n\\r\\n
    \\r\\n
  • \\r\\n

    Video marketing terbukti meningkatkan konversi bisnis secara signifikan

    \\r\\n
  • \\r\\n
\\r\\n\\r\\n

Selain itu, dari video yang menarik audiens biasanya akan penasaran dan mencari tahu mengenai brand-nya, hingga kemudian iseng membeli produk atau menggunakan jasa yang ditawarkan. Bila mereka ternyata suka, pembelian tersebut bukan tidak mungkin akan terus berulang.

\\r\\n\\r\\n
    \\r\\n
  • \\r\\n

    Audiens digital suka membagikan konten video yang menurut mereka menarik di media sosial

    \\r\\n
  • \\r\\n
\\r\\n\\r\\n

Kebiasaan audiens yang suka membagikan video yang menurut mereka menarik di media sosial juga menjadi kelebihan lainnya dari video marketing. Bila video kita terus menerus dibagikan, maka potensinya untuk viral dan mendapat lebih banyak awareness pun meningkat.  Apalagi menurut Cisco, saat ini sekitar 80% dari internet traffic didominasi oleh video dan diperkirakan akan terus meningkat kedepannya. Data ini tentu saja dapat menjadi dasar bagi brand untuk terus menghasilkan video marketing yang menarik, karena jelas terlihat ada potensi audiens yang sangat besar disana. 

\\r\\n\\r\\n

Platform Untuk Menjalankan Video Marketing Campaign

\\r\\n\\r\\n

Bisa dibilang, semua media sosial bisa digunakan sebagai platform untuk menjalankan video marketing campaign. Tergantung campaign seperti apa yang akan dijalankan, dan siapa target audiens nya. Berikut ini beberapa contoh diantaranya:

\\r\\n\\r\\n
    \\r\\n
  • \\r\\n

    YouTube

    \\r\\n
  • \\r\\n
\\r\\n\\r\\n

Untuk saat ini, platform yang paling banyak dipakai adalah YouTube. Setiap harinya, berbagai tipe konten video di platform ini ditonton hingga 1 miliar jam. Dan karena dimiliki oleh Google, video di YouTube bisa juga mendapat peringkat yang tinggi dalam mesin pencarian Google atau membuat SEO yang dikelola situs brand menjadi lebih baik. YouTube juga dapat mendorong aksi dari para penontonnya, seperti mengajak untuk melakukan klik dan lain sebagainya. 

\\r\\n\\r\\n
    \\r\\n
  • \\r\\n

    Facebook

    \\r\\n
  • \\r\\n
\\r\\n\\r\\n

Facebook sebagai media sosial terbesar di dunia juga menjadi platform yang menarik untuk video marketing campaign. Engagement di Facebook melalui fitur like, comment, share dapat secara signifikan meningkatkan brand awareness, dan akan membuat konten tersebut muncul di timeline audiens lainnya, sehingga mempercepat tingkat keterlihatan konten dari masyarakat. Sifat sosial yang dimiliki Facebook juga membuat konten video dapat menjadi forum yang menarik dari para audiens dan akan semakin meningkatkan engagement.

\\r\\n\\r\\n
    \\r\\n
  • \\r\\n

    Instagram

    \\r\\n
  • \\r\\n
\\r\\n\\r\\n

Ada lebih dari 500 juta pengguna aktif Instagram setiap bulannya. Apalagi di Instagram, video bisa ditampilkan dalam berbagai format mulai dari feed, story, hingga IGTV. Di setiap format tersebut, brand bisa sekreatif mungkin dalam membuat video sesuai dengan fitur masing-masing. Selain itu, Instagram juga termasuk media sosial yang aktif menambah fitur-fiturnya secara berkala.

\\r\\n\\r\\n
    \\r\\n
  • \\r\\n

    Tiktok

    \\r\\n
  • \\r\\n
\\r\\n\\r\\n

Tiktok adalah media sosial yang perkembangan penggunanya di Indonesia naik drastis sejak pandemi ini, tentu saja menjadi lahan baru yang potensial untuk video marketing. Video di platform Tiktok mendapat views hingga 17 miliar setiap bulannya. Tapi, baru 4% brand atau marketers yang memanfaatkan platform ini secara maksimal. Karena itulah kesempatan untuk membuat video marketing yang fresh dan kreatif di Tiktok masih sangat terbuka lebar. 

\\r\\n\\r\\n

Bila melihat betapa besar peluang digital marketing melalui video, tidak heran kalau sekarang banyak brand berlomba-lomba membuat video marketing sekreatif mungkin. Tapi kalau kamu masih merasa bingung atau kurang mengerti terhadap pemanfaatan atau pembuatan video marketing untuk kebutuhan digital marketing, tim dari Established Jakarta sebagai marketing partner dengan tailored marketing strategy selalu siap membantu kamu. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Established Jakarta, silahkan hubungi kami melalui halaman Contact Us

Up Next

Tingkatkan Brand Awareness anda dengan menggunakan teknik Video Marketing
Read More
Tingkatkan Brand Awareness anda dengan menggunakan teknik Video Marketing
Read More
Tingkatkan Brand Awareness anda dengan menggunakan teknik Video Marketing
Read More