Tips Memilih Nama Brand Untuk Bisnis Anda

17.02.2022

Noberta Ellen

Ketika berbicara mengenai platform untuk media video mungkin akan terbesit nama Youtube di benak Anda. Sedangkan untuk musik, Anda pasti sudah sangat familiar dengan Spotify. Begitu pula dengan kebanyakan orang yang sering menyebut air mineral sebagai Aqua. Akan menjadi tantangan bagi produk pesaing Aqua, karena kebanyakan orang lebih familiar dengan kata Aqua saat berbicara tentang air mineral. Hal ini menunjukkan bahwa brand besar tersebut telah berhasil diterima oleh masyarakat. Untuk membesarkan nama brand, Anda perlu melalui proses yang cukup panjang. Tahap pertama yang perlu Anda lakukan adalah menentukan nama brand yang ingin Anda kembangkan.

\\r\\n\\r\\n

Jika Anda memiliki rencana untuk mendirikan sebuah brand, Anda pasti perlu menentukan nama yang tepat untuk brand Anda. Nama brand merupakan unsur yang sangat penting dalam usaha, karena akan menjadi suatu identitas yang melekat pada bisnis Anda. Di era sekarang ini, aneka ragam usaha dengan nama brand yang menarik mungkin sering Anda jumpai. Variasi nama brand yang sangat menarik kini menjadi poin yang menonjol, selain dari kualitas produk mereka sendiri. Hal ini tentu menjadikan tantangan baru bagi Anda ketika ingin menentukan nama brand.

\\r\\n\\r\\n

Nama brand yang baik tentu saja adalah nama yang mudah diingat dan diucapkan. Selain itu juga nama brand yang baik harus memiliki keunikan tersendiri, yang membuat nama tersebut menonjol dan beda dari brand lain. Jika Anda memiliki brand pakaian dengan nama pakaian yang mirip dengan fashion retail yang sudah terkenal di mancanegara, orang pasti akan rancu saat melihat nama brand Anda dan memberikan kesan produk yang menjiplak. 

\\r\\n\\r\\n

Kolenda Naming Process

\\r\\n\\r\\n

Untuk membantu proses pembentukan nama brand, seorang ahli dari Amerika bernama Nick Kolenda memadukan ilmu psikologi dan marketing, yang kemudian membuat proses pembentukan nama brand yang dinamakan Kolenda Naming Process. Pada proses ini terdapat 4 klasifikasi jenis nama yang biasa digunakan untuk membuat nama brand. Setiap jenis nama yang dijelaskan memiliki proses yang berbeda. Jenis nama tersebut adalah deviant, descriptive, neologistic, dan associative. Setiap jenis nama ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang dapat Anda jadikan pertimbangan.

\\r\\n\\r\\n
    \\r\\n
  • \\r\\n

    Deviant

    \\r\\n
  • \\r\\n
\\r\\n\\r\\n

Tipe nama deviant ini merupakan jenis nama yang berasal dari sebuah kata tidak relevan dengan produk atau jasanya. Apple merupakan salah satu brand yang menggunakan nama dengan tipe deviant ini. Karena jika Anda perhatikan, Apple menggunakan nama buah untuk produk mereka yang berbasis teknologi. Tidak ada kesinambungan antara nama dan produk Apple yang kita ketahui selama ini. Namun kini nama Apple sendiri telah dikenal dunia sebagai produk teknologi yang ternama. 

\\r\\n\\r\\n

Walaupun nama tipe deviant tidak memiliki kesinambungan secara langsung dengan produk atau jasa Anda, pemilihan nama tipe ini tetap memiliki nilai lebih yang dapat menjadi pertimbangan Anda. Nama brand tipe deviant ini termasuk nama yang mudah diingat karena memiliki sisi unik dimana nama tertentu digunakan untuk merepresentasikan benda atau jasa lain. Dengan pembawaan yang tepat, nama ini akan memberikan keunikan tersendiri yang membuat brand Anda stand out di industri yang terkait.

\\r\\n\\r\\n
    \\r\\n
  • \\r\\n

    Descriptive

    \\r\\n
  • \\r\\n
\\r\\n\\r\\n

Tipe nama descriptive merupakan jenis nama yang berasal dari kata-kata yang sudah ada dan memiliki makna yang sesuai dengan barang atau jasa yang terkait. Ketika Anda mendengar nama tipe ini, maka nama tersebut sudah cukup menjelaskan produk atau jasa yang dimaksud. Jika anda familiar dengan permainan simulator The Sims, Anda pasti juga mengetahui perusahaan besar yang membuatnya yaitu Electronic Art. Selain membuat permainan The Sims, perusahaan multinasional ini juga menghasilkan banyak produk multimedia lainnya. Dengan ini nama Electronic Art sudah sangat menjelaskan apa yang menjadi spesialisasi dari perusahaan ini.

\\r\\n\\r\\n

Tipe nama descriptive ini mungkin tidak terdengar semenarik tipe nama lain. Namun jika Anda menggunakan tipe nama descriptive maka nama brand Anda akan sangat relevan dengan produk maupun jasa yang Anda tawarkan. Hal ini juga termasuk penting karena nama yang relevan juga dapat memudahkan orang lain untuk menemukan brand Anda dan tidak menimbulkan banyak persepsi terkait brand Anda.

\\r\\n\\r\\n
    \\r\\n
  • \\r\\n

    Neologistic

    \\r\\n
  • \\r\\n
\\r\\n\\r\\n

Tipe nama neologistic ini termasuk nama yang menarik. Nama neologistic tidak memiliki relevansi terhadap produk atau jasa Anda, seperti halnya tipe nama deviant. Namun yang membedakan dengan tipe deviant adalah tipe neologistic tidak berasal dari kata-kata yang sudah ada sebelumnya. Jadi, pada proses pembentukannya akan dibuat kata baru yang belum pernah ada untuk merepresentasikan brand tersebut. Spotify adalah salah satu contoh brand yang menggunakan nama neologistic. Jika Anda perhatikan sebelum munculnya Spotify sebagai media pemutar lagu online, kata ‘Spotify’ belum ada dan tidak memiliki arti. Namun kini Spotify berhasil muncul di benak masyarakat terutama ketika bicara mengenai musik. 

\\r\\n\\r\\n

Nama neologistic ini cukup sulit untuk ditentukan karena perlu kreatifitas yang tinggi dalam pembuatannya. Namun dengan beberapa referensi dan juga kreatifitas, Anda juga berkemungkinan untuk membuat nama neologistic yang tepat untuk brand Anda. Nama tipe neologistic ini memiliki banyak kelebihan yang mana akan sangat unik dan berbeda dari brand lain. Selain itu, tipe nama ini juga membuka peluang jika Anda mempunyai rencana untuk mengembangkan brand Anda menjadi lebih luas lagi karena nama tersebut tidak terpaku pada produk yang spesifik. 

\\r\\n\\r\\n
    \\r\\n
  • \\r\\n

    Associative

    \\r\\n
  • \\r\\n
\\r\\n\\r\\n

Tipe nama associative merupakan nama yang tidak kalah menarik dibanding neologistic. Nama ini merupakan nama yang tidak berasal dari kata yang sudah ada namun memiliki relevansi terhadap produk atau jasa yang Anda tawarkan. Pinterest merupakan salah satu tipe nama associative yang mana berasal dari kata ‘pin’ dan ‘interest’. Pada media sosial Pinterest Anda benar-benar dapat menyimpan gambar-gambar yang menurut Anda menarik dan meletakkannya pada board yang Anda buat sesuai klasifikasi gambar tersebut. Oleh karena itu nama Pinterest relevan dengan fitur yang ada pada media tersebut. 

\\r\\n\\r\\n

Nama associative ini bisa dibilang lebih mudah ditentukan dibanding nama neologistic dan dapat memberikan output nama yang sama-sama menarik. Nama jenis ini juga mudah diingat karena namanya yang masih relevan dengan produk atau jasanya, namun tetap beda dari produk-produk lainnya. Kemudian untuk kepentingan peningkatan performa SEO di media digital, tipe nama ini juga baik untuk digunakan sama halnya dengan tipe nama neologistic dan deviant. 

\\r\\n\\r\\n

Sebuah nama yang tepat dapat menjadi titik awal suksesnya brand Anda di pasaran. Namun jika Anda masih merasa bingung atau kesulitan dalam menentukan nama brand dan strategi digital marketing-nya, Established Jakarta dengan layanan tailored marketing strategy selalu siap membantu. Kami juga membuka peluang bagi Anda yang ingin mewujudkan brand impian di bidang kecantikan, kesehatan, dan makanan, melalui kerjasama dengan perusahaan manufaktur terkemuka di Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi Established Jakarta melalui halaman Contact Us

Up Next

Pemilihan Nama Brand cukup menentukan keberlangsungan bisnis anda
Read More
Pemilihan Nama Brand cukup menentukan keberlangsungan bisnis anda
Read More
Pemilihan Nama Brand cukup menentukan keberlangsungan bisnis anda
Read More