Keunggulan Micro Influencer Untuk Marketing Bisnis Anda

16.02.2022

Dynar Manggiasih

Saat ini, mungkin Anda sudah sering melihat sebuah brand menggunakan jasa influencer di media sosial untuk mempromosikan produknya. Influencer dalam hal ini merujuk pada orang atau akun yang memiliki banyak follower di media sosial, dan apa yang ia katakan atau lakukan dapat mempengaruhi opini atau keputusan para follower-nya. 

\\r\\n\\r\\n

Sebagian marketer meyakini jika bekerja sama dengan seorang influencer, semakin besar jumlah followers dari seorang influencer, maka hasilnya akan semakin bagus. Tetapi, untuk bekerja sama dengan influencer yang memiliki jumlah followers yang mencapai ratusan ribu atau bahkan jutaan tentu memerlukan dana yang cukup besar karena para influencer yang memiliki jutaan followers tersebut biasanya mematok tarif kerjasama yang cukup tinggi. Bagi sejumlah brand atau perusahaan yang baru merintis, marketing dengan macro atau mega influencer belum menjadi prioritas. Karena biasanya alokasi dana masih terfokus di strategi yang lain. Sebagai solusinya, kini banyak marketer yang berkolaborasi dengan micro influencer untuk menjalankan campaign mereka. Ternyata banyak yang berhasil meningkatkan brand awareness, dan bahkan menaikkan angka penjualan produk mereka dengan cara tersebut.

\\r\\n\\r\\n

Apa Itu Micro Influencer?

\\r\\n\\r\\n

Micro influencer adalah jenis influencer yang memiliki jumlah followers sebanyak 10.000 hingga 100.000. Meski memiliki jumlah followers yang lebih sedikit daripada mega dan macro Influencer, para micro influencer ini justru memiliki audiens yang lebih relevan, cenderung memiliki interest yang spesifik, dan sangat loyal. Karena itu, kini semakin banyak marketers yang mulai melirik untuk bekerja sama dengan micro influencer untuk mempromosikan suatu produk atau menjalankan campaign dari sebuah brand.

\\r\\n\\r\\n

Penelitian yang dilakukan Expert Voice pada 2016 lalu, mengungkap bahwa dalam sepekan, micro influencer memiliki 22,2 kali ajakan pembelian yang lebih banyak daripada konsumen biasa. Micro influencer dinilai berhasil dalam menghasilkan konversi pembelian. Bukan hanya menyebutkan brand dalam percakapan, melainkan rekomendasi aktif untuk membeli produk, brand, atau layanan tertentu. Dialog dua arah ini memiliki masa simpan yang jauh lebih lama, daripada penyebutan brand di media sosial yang biasanya hanya berlangsung beberapa menit.

\\r\\n\\r\\n

Keunggulan Marketing dengan Micro Influencer 

\\r\\n\\r\\n

Beberapa keunggulan dari menggunakan micro influencer untuk kebutuhan marketing yaitu:

\\r\\n\\r\\n
    \\r\\n
  • \\r\\n

    Memiliki Engagement yang Kuat

    \\r\\n
  • \\r\\n
\\r\\n\\r\\n

Secara umum, seorang micro influencer memiliki audiens yang loyal serta engagement yang kuat. Hal ini dikarenakan jumlah followers yang masih berkembang. Umumnya terdiri dari teman atau sanak saudara yang sudah mengenal baik, atau orang-orang yang sedari awal sudah mem-follow mereka karena suka dengan konten yang dibuat. Micro influencer bisa mendapatkan engagement rate sebanyak 4%. Artinya ketika seorang micro influencer dengan followers 10.000 memposting sesuatu, setidaknya 400 orang akan engage dengan konten yang berkaitan dengan brand Anda. Sebagai pembanding, mega atau macro influencer hanya memiliki engagement rate sebesar 1,7%-2,4% saja.

\\r\\n\\r\\n
    \\r\\n
  • \\r\\n

    Dianggap Sebagai “Salah Satu dari Kita”

    \\r\\n
  • \\r\\n
\\r\\n\\r\\n

Banyak micro influencer dianggap sebagai bagian dari salah satu kelompok atau komunitas tertentu. Hal ini tampak dari gaya bahasa yang digunakan, konten yang disajikan, hingga kemampuan mereka berinteraksi dengan para followers yang menjadikan mereka berbeda dari jenis-jenis influencer lainnya. Para followers dari micro influencer juga lebih mudah percaya terhadap rekomendasi yang diberikan. Berbeda dengan macro dan mega influencer, yang biasanya sudah diketahui oleh audiens ketika menjalankan proyek atau campaign berbayar dengan suatu brand.

\\r\\n\\r\\n
    \\r\\n
  • \\r\\n

    Budget Masih Relatif Murah

    \\r\\n
  • \\r\\n
\\r\\n\\r\\n

Bagi sebagian brand, kerja sama dengan mega atau macro influencer menjadi pilihan untuk memasarkan produk atau jasa secara besar-besaran. Karena mereka memiliki audiens yang luas dan beragam, sehingga memudahkan target audiens mengenali produk atau jasa yang ditawarkan. Sayangnya, untuk bekerja sama dengan mereka memerlukan biaya yang tinggi untuk sekali posting. Sedangkan, Anda tidak perlu mengeluarkan biaya yang terlalu tinggi untuk bekerja sama dengan micro influencer. Misalnya, jika Anda harus mengeluarkan biaya hingga 100 juta rupiah untuk membayar 1 mega influencer dalam sekali post, Anda dapat mengeluarkan biaya yang sama kepada 20 micro influencers untuk menjangkau audiens yang lebih relevan dan sesuai dengan target market Anda.

\\r\\n\\r\\n
    \\r\\n
  • \\r\\n

    Memiliki Audiens yang Spesifik

    \\r\\n
  • \\r\\n
\\r\\n\\r\\n

Umumnya micro influencer memiliki follower yang berisi sekelompok orang yang memiliki minat dan ketertarikan yang sama, selalu engage dengan konten yang disajikan, dan memiliki demografis yang serupa. Jika Anda ingin menargetkan audiens tertentu secara spesifik, bekerja sama dengan micro influencer merupakan pilihan yang tepat. Namun, Anda tetap harus memilih micro influencer yang relevan dengan produk atau jasa yang Anda tawarkan. Karena jika terjadi ketidakcocokan antara brand dengan influencer yang dipilih, maka campaign akan berjalan sia-sia.

\\r\\n\\r\\n
    \\r\\n
  • \\r\\n

    Mudah Diajak Bekerja Sama

    \\r\\n
  • \\r\\n
\\r\\n\\r\\n

Umumnya micro influencer bukan hanya mengikuti arahan sesuai brief, mereka juga berupaya untuk melakukan improvisasi hingga melampaui apa yang diharapkan, demi memberikan kesan terbaik kepada klien. Micro influencer dikenal sebagai orang yang cepat tanggap, inisiatif, dan terbuka pada peluang baru dalam menyajikan konten yang sesuai dengan audiensnya. Selain itu, mereka juga memiliki kemampuan komunikasi yang baik dengan menyajikan konten yang terasa dekat atau personal.

\\r\\n\\r\\n

Tapi jika Anda masih merasa bingung atau kurang mengerti bagaimana caranya bekerja sama dengan micro influencer dan campaign seperti apa yang tepat untuk brand Anda, tim dari Established Jakarta sebagai marketing partner dengan tailored marketing strategy selalu siap membantu untuk bekerjasama dengan influencer untuk mengembangkan brand Anda. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Established Jakarta, silahkan hubungi kami melalui halaman Contact Us

Up Next

Meningkatkan bisnis anda dengan menggunakan Micro Influencer
Read More
Meningkatkan bisnis anda dengan menggunakan Micro Influencer
Read More
Meningkatkan bisnis anda dengan menggunakan Micro Influencer
Read More