Konten Evergreen: Pengertian dan Tips Membuatnya

16.02.2022

Dynar Manggiasih

Pernahkah Anda membaca sebuah artikel yang tetap terasa relevan meski telah dibuat sejak beberapa tahun lalu?

\\r\\n\\r\\n

Artikel seperti itu bisa disebut sebagai konten evergreen, yang biasanya dilakukan sebagai strategi untuk meningkatkan website traffic secara organik.

\\r\\n\\r\\n

Apa Itu Konten Evergreen?

\\r\\n\\r\\n

Konten evergreen adalah konten yang tidak akan ketinggalan zaman, dan isi didalamnya terus relevan serta selalu "fresh" untuk dibaca kapan pun. Bisa dibilang konten evergreen merupakan kebalikan dari sebuah konten yang sedang tren, viral, atau konten berita. 

\\r\\n\\r\\n

Saat Anda menulis sebuah konten artikel mengenai sesuatu yang trending atau viral, biasanya konten tersebut dapat mendatangkan banyak traffic ke website. Namun, traffic tersebut biasanya hanya bertahan beberapa hari saja. Kemudian, konten itu akhirnya dilupakan karena tidak relevan lagi. Hal tersebut sangat jauh berbeda dengan konten evergreen. Pasalnya, konten evergreen adalah jenis konten yang selalu relevan dan dicari oleh pembaca dalam jangka waktu yang lama.

\\r\\n\\r\\n

Selain konten isu terkini, konten evergreen juga penting untuk dibuat karena dapat mendorong prospek menuju sales funnel, secara terus menerus mendatangkan traffic untuk website, meningkatkan peringkat di mesin pencari, memposisikan brand sebagai pemimpin di industri tertentu, dan terhubung dengan audiens di media sosial. 

\\r\\n\\r\\n

Jenis Konten Evergreen

\\r\\n\\r\\n

Beberapa jenis konten evergreen diantaranya:

\\r\\n\\r\\n
    \\r\\n
  • \\r\\n

    How To

    \\r\\n
  • \\r\\n
\\r\\n\\r\\n

Jenis ini adalah salah satu jenis konten evergreen yang selalu ada di top search. Artikel dengan keywords yang mengandung kata "cara membuat ...", "cara memasang ...", "cara merawat ...", "cara memperbaiki ...", dan sejenisnya, umumnya memiliki volume besar jika di cek di platform analisis Search Engine Optimization (SEO).

\\r\\n\\r\\n
    \\r\\n
  • \\r\\n

    Studi Kasus

    \\r\\n
  • \\r\\n
\\r\\n\\r\\n

Artikel jenis ini biasanya dicari oleh mereka yang memang ingin belajar, atau sekedar ingin mendapat tambahan pengetahuan. Meski mungkin hasil pencariannya tak sebanyak artikel how to, yang sifatnya lebih practical dan applicable. Artikel studi kasus, apalagi kalau topiknya memang top trending, biasanya tetap akan banyak dibaca. Hal tersebut karena artikel studi kasus menganalisis sesuatu secara mendalam.

\\r\\n\\r\\n
    \\r\\n
  • \\r\\n

    Review

    \\r\\n
  • \\r\\n
\\r\\n\\r\\n

Saat ini kebanyakan orang mengandalkan review customer sebelumnya sebagai bahan pertimbangan utama, saat ingin membeli sebuah produk atau jasa. Apalagi jika produk tersebut dijual secara online, dimana customer tidak bisa secara langsung melihat dan mengecek dengan detail kondisinya. Hal inilah yang kemudian membuat artikel review selalu laris dibaca. Tapi perlu diingat, review yang dibuat perlu dipastikan obyektif agar tidak bias.

\\r\\n\\r\\n
    \\r\\n
  • \\r\\n

    Listicle

    \\r\\n
  • \\r\\n
\\r\\n\\r\\n

Listicle berasal dari kata "list" dan "article", jadi artikel yang berbentuk daftar. Umumnya konten listicle "laku" dalam waktu yang panjang. Namun tetap tergantung pada topik yang diangkat. Karena itu, pilih topik yang memang dicari banyak orang sepanjang waktu.

\\r\\n\\r\\n
    \\r\\n
  • \\r\\n

    FAQ

    \\r\\n
  • \\r\\n
\\r\\n\\r\\n

Artikel Frequently Asked Question (FAQ) juga bisa menjadi konten evergreen yang terus dicari, namun lagi-lagi tergantung topik. FAQ biasanya berhubungan dengan informasi yang diburu para pemula, misalnya hal-hal yang sering ditanyakan kepada social media specialist. Sehingga konten jenis ini dapat diandalkan untuk mendatangkan traffic. 

\\r\\n\\r\\n
    \\r\\n
  • \\r\\n

    Resources

    \\r\\n
  • \\r\\n
\\r\\n\\r\\n

Konten ini umumnya berisi sumber-sumber informasi atau ilmu, misalnya pilihan website untuk belajar bahasa Korea gratis, atau pilihan aplikasi untuk desain grafis. Agak mirip dengan konten listicle, hanya saja lebih spesifik berisi sumber informasi atau ilmu.

\\r\\n\\r\\n
    \\r\\n
  • \\r\\n

    Glosarium

    \\r\\n
  • \\r\\n
\\r\\n\\r\\n

Konten jenis ini biasanya semacam daftar istilah yang sering dipakai di topik tertentu. Glosarium sering dicari oleh para pemula, seperti halnya konten FAQ. Konten ini juga termasuk praktis dan memudahkan pembaca untuk mendapatkan informasi secara cepat mengenai istilah-istilah tertentu.

\\r\\n\\r\\n

Tips Membuat Konten Evergreen

\\r\\n\\r\\n

Berikut adalah beberapa tips untuk membuat konten evergreen:

\\r\\n\\r\\n
    \\r\\n
  • \\r\\n

    Buat Artikel yang Disukai Pembaca

    \\r\\n
  • \\r\\n
\\r\\n\\r\\n

Pemilihan topik artikel harus dipikirkan matang-matang. Karena itu penting untuk mencari tahu hal-hal apa saja yang ingin disukai atau dicari oleh pembaca. Meski Anda memiliki pengetahuan yang luas mengenai bidang arsitektur, jika pembaca tidak terlalu menginginkan tips itu maka jangan ditulis dulu. Anda bisa mencari tahu topik-topik yang disukai pembaca, misalnya dengan mengecek platform tanya-jawab, forum, atau Google Trends.

\\r\\n\\r\\n
    \\r\\n
  • \\r\\n

    Hindari Bahasa yang Terlalu Teknis

    \\r\\n
  • \\r\\n
\\r\\n\\r\\n

Tulisan yang dipublikasikan di website atau blog tentu akan berbeda style-nya dengan tulisan ilmiah. Jadi, Anda sebaiknya tidak menggunakan bahasa yang terlalu teknis. Kuncinya adalah kenali siapa target audiens Anda. Jika memang website Anda menargetkan orang-orang yang sudah profesional di bidangnya, bisa saja menggunakan bahasa yang teknis. Namun, jika audiens Anda adalah orang-orang awam yang hanya ingin mengetahui sebuah informasi, sebaiknya hindari penggunaan bahasa yang terlalu teknis.

\\r\\n\\r\\n
    \\r\\n
  • \\r\\n

    Memilih Keywords yang Tepat

    \\r\\n
  • \\r\\n
\\r\\n\\r\\n

Keywords yang tepat sangat perlu dilakukan dalam membuat konten evergreen. Jika ingin membuat konten evergreen yang baik, sebaiknya gunakan jenis keyword long tail. Cari keywords yang memiliki search volume besar karena pasti lebih banyak dicari oleh audiens.

\\r\\n\\r\\n
    \\r\\n
  • \\r\\n

    Optimasi SEO

    \\r\\n
  • \\r\\n
\\r\\n\\r\\n

Selain memilih keywords yang paling tepat, ada langkah lain yang perlu diperhatikan dalam membuat konten evergreen yaitu optimasi SEO. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan SEO, adalah dengan meletakkan keywords pada judul, URL, serta didistribusikan di setiap bagian artikel. Anda juga perlu memberikan alt text pada gambar dan memasukkan hyperlink dari artikel lainnya.

\\r\\n\\r\\n

Tapi jika Anda masih merasa bingung atau kurang mengerti bagaimana caranya membuat konten yang evergreen untuk meningkatkan traffic, tim dari Established Jakarta sebagai marketing partner dengan tailored marketing strategy selalu siap membantu untuk mengembangkan brand Anda. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Established Jakarta, silahkan hubungi kami melalui halaman Contact Us

Up Next

Tips untuk membuat konten Evergreen
Read More
Tips untuk membuat konten Evergreen
Read More