Tips Memulai Bisnis di Tengah Pandemi

16.02.2022

Dynar Manggiasih

Hingga tulisan ini dibuat, pandemi Covid-19 yang sudah berjalan sekitar 1,5 tahun jelas memberikan dampak besar terhadap semua sektor kehidupan. Salah satu sektor yang sangat terdampak dalam hal ini adalah sektor ekonomi. Menurut data BPS, secara nasional ekonomi Indonesia di tahun 2020 turun 2,07 %. Di tahun 2021 pun, masih menurut data BPS, ternyata belum membaik dan masih turun 0,74 % di triwulan I.

\n\n

Jika dilihat kondisi di lapangan pun, banyak pebisnis yang memilih untuk menutup usahanya karena sudah tidak sanggup lagi bertahan. Tapi, ternyata tidak sedikit juga bisnis yang bisa bertahan dan meraup banyak keuntungan. Bahkan, banyak juga bermunculan bisnis-bisnis baru yang menghasilkan di tengah pandemi. Hal ini tentunya menjadi angin segar dan harapan baru, bagi Anda yang memang sudah merencanakan untuk memulai bisnis, namun ragu karena masih dalam suasana pandemi. Atau bagi Anda yang justru baru berkeinginan untuk mulai berbisnis sekarang. 

\n\n

Tapi, karena situasinya masih serba tidak menentu, Anda perlu menyusun strategi sebaik mungkin. Agar bisnis yang baru akan dimulai dapat berjalan lancar, berikut beberapa tips yang dapat Anda terapkan.

\n\n

Tentukan Alasan Berbisnis

\n\n

Langkah pertama adalah meluangkan waktu untuk memikirkan mengapa Anda ingin memulai bisnis. Apakah Anda memiliki passion terhadap produk atau layanan tertentu? Apakah Anda ingin membuat sesuatu yang baru atau berbeda di masyarakat? Atau mungkin Anda akhirnya merasa siap menjadi bos bagi diri sendiri setelah mengalami PHK perusahaan yang terakhir? Faktor alasan atau latar belakang ini sangat penting. Karena jika tidak cukup menarik, Anda tidak akan mampu menghadapi pasang surut berbisnis. Setelah mengetahui alasannya, Anda dapat mulai mengidentifikasi poin keluhan pelanggan, dan menetapkan tujuan yang jelas untuk bisnis Anda.

\n\n

Mulai Dari Hal yang Anda Sukai

\n\n

Meski kelihatannya sepele, tapi ini tidak main-main. Melakukan sesuatu yang benar-benar Anda sukai sangatlah penting. Apalagi dalam memulai sebuah bisnis, bila berangkat dari hal yang Anda sukai, biasanya jalannya akan jadi lebih mudah. Karena bisnis ini akan menjadi sesuatu yang akan Anda tekuni dan jalani setiap harinya hingga bertahun-tahun. Sehingga akan jauh lebih baik, bila berangkat dari kesukaan Anda untuk mudah menjadi passion. Ide-ide bisnis juga akan lebih mudah dikembangkan bila berawal dari kesukaan. Pikirkan hal apa yang Anda sukai dan punya peluang bisnis menjanjikan. Dari situ Anda bisa memulai bisnis dengan lebih mudah.

\n\n

Penuhi Kebutuhan Pasar

\n\n

Kebiasaan konsumen telah mengalami perubahan yang cukup dramatis selama setahun terakhir. Maka dari itu, penting untuk menyesuaikan supply and demand jika ingin bisnis Anda berhasil. Pandemi yang membuat daya beli menurun, mengharuskan Anda untuk lebih jeli melihat peluang. Pertimbangkan untuk menawarkan produk/jasa yang masih banyak dicari orang meski sedang pandemi. Contoh industri yang berkembang pesat selama pandemi diantaranya bahan pokok, jasa atau produk kesehatan, dan jasa layanan pengantaran. Jika Anda bisa memanfaatkan berbagai peluang bisnis tersebut, bukan tidak mungkin bisnis Anda akan mujur.

\n\n

Bangun Strategi Digital Marketing

\n\n

Strategi digital marketing yang kuat dapat membantu meningkatkan bisnis baru Anda di masa pandemi. Dengan peluang terbatas untuk bertemu klien dan pelanggan secara langsung, fokuslah untuk menjangkau orang-orang secara efektif melalui media online. Manfaatkan semaksimal mungkin media sosial dan berbagai kanal e-commerce atau marketplace untuk memasarkan produk/jasa yang Anda tawarkan. Jangan malu untuk mempromosikan bisnis di akun media sosial pribadi Anda. Bila Anda punya dana khusus untuk marketing, Anda bisa memanfaatkan strategi iklan online misalnya melalui Facebook atau Instagram. 

\n\n

Manfaatkan Jaringan Komunitas Anda

\n\n

Inilah saatnya untuk memanfaatkan jaringan pribadi dan profesional, untuk menyebarkan informasi tentang bisnis Anda. Hubungi orang-orang yang menurut Anda potensial menjadi konsumen, dan tawarkan produk atau jasa Anda kepada mereka. Kalau perlu, tawarkan juga di grup arisan, grup wali murid, atau teman-teman sekantor yang potensial untuk menjadi pelanggan. Optimalkan berbagai komunitas yang Anda ikuti, termasuk juga grup-grup WhatsApp dimana Anda tergabung didalamnya. Bila produk Anda adalah makanan, bisa dipertimbangkan untuk memberikan product tester secara gratis. Tapi ingat, jangan terlalu banyak karena Anda sedang berbisnis, sehingga sebisa mungkin upaya Anda dapat menghasilkan profit.

\n\n

Buat Rencana Bisnis yang Tahan Resesi

\n\n

Menyesuaikan model bisnis Anda dengan situasi saat ini sangat penting. Dalam hal ini, termasuk juga mengawasi pengeluaran agar tidak berlebihan. Bila memungkinkan, manfaatkan sejumlah tawaran bantuan baik dari pihak swasta maupun pemerintah yang tersedia saat ini. Perhatikan detail setiap perjanjian, terutama bila bisnis Anda berhubungan dengan vendor dan supplier, dan negosiasikan persyaratan pembayaran untuk memperpanjang arus kas. Umumnya banyak supplier yang bisa bersikap fleksibel, terutama jika mereka berniat membangun hubungan bisnis jangka panjang.

\n\n

Selain itu, salah satu cara terbaik untuk mencegah dampak resesi pada bisnis Anda adalah dengan melakukan diversifikasi. Mulailah dari yang kecil, lalu diperluas sedikit demi sedikit sambil melihat perkembangan pasar dan sumber daya yang dimiliki. 

\n\n

Jika suatu hari, ternyata ada sesuatu yang tidak diinginkan tiba-tiba terjadi di tengah perjalanan bisnis, Anda akan lebih siap karena sudah merencanakannya dengan matang di awal. Namun, bila Anda merasa belum memiliki cukup banyak ilmu tentang bisnis dan ingin mempelajarinya lebih jauh. Established Jakarta menghadirkan kelas online “Belajar Fundamental Bisnis / Kursus Mini MBA” di platform Udemy yang dapat diakses disini. Daftarkan diri Anda segera, dan mulai bisnis Anda sekarang!

Up Next

Panduan dari Tim ESTB mengenai bagaimana memulai bisnis di era pandemi.
Read More
Panduan dari Tim ESTB mengenai bagaimana memulai bisnis di era pandemi.
Read More
Panduan dari Tim ESTB mengenai bagaimana memulai bisnis di era pandemi.
Read More